Cara Menentukan Kiblat dengan Google Earth


Banyak cara untuk menentukan Kiblat, seperti:

1
Kompas
2
GPS
3
Matahari
4
Foto Udara

Cara GPS memerlukan perhitungan yang cukup rumit 
dan factor kesalahan yang lebih besar. Sedangkan 
dengan Kompas relatif mudah, tapi juga tergantung 
akurasi kompas serta kemampuan kita membacanya 
(rentan kesalahan paralaks). Cara paling gampang 
sebenarnya adalah dengan Matahari seperti waktu 
sore hari 16 Juli 2007 lalu. Kita tinggal melihat arah 
cahaya matahari berdasarkan kebalikan arah 
bayangan suatu benda. Tapi itu hanya bisa dilakukan 
pada waktu tertentu ketika matahari tepat ada 
diatas Ka’bah dan matahari juga sedang tidak tertutup 
awan.
Cara lain yang cukup mudah dan sangat akurat tanpa 
terbatas waktu dan tempat adalah dengan Foto Udara 
memanfaatkan GoogleEarth, gratis. Berikut ini langkah 
yang ditempuh.

Langkah:

1
Download aplikasi Google Earth, dari 
http://earth.google.com/download-earth.html  dan 
lakukan instalasi
2
Pastikan anda terkoneksi ke Internet  dan aktifkan 
Google Earth hingga tampil seperti gambar. 
Pada penggunaan selanjutnya, dengan tujuan untuk 
menunjukkan hasil penentuan kiblat, anda tidak 
harus selalu terkoneksi dengan internet, karena 
Google Earth memiliki fasilitas cache yang menyimpan
hasil download gambar.

3
Agar nanti setelah 
berada pada lokasi 
masjid kita lebih mudah 
untuk berangkat ke 
Ka'bah, maka nama 
Ka'bah ini sebaiknya 
dimasukkan terlebih 
dahulu kedalam search 
list. Caranya adalah 
dengan melakukan 
pencarian “Kaaba” 
pada jendela "Search".
4
Dengan memanfaatkan peta, silahkan menuju 
masjid anda dan kemudian diperbesar (seperti 
gambar pada nomor 7, untuk Salman ITB). 
Langkah awalnya, lakukan double click pada 
area dimana Masjid anda kira-kira berada. 
Perbesar / zoom penglihatan bangunan anda 
tersebut
5
Agar nanti mudah 
kembali, berikan 
tanda Add Placemark 
yang terletak pada 
toolbar GoogleEarth 
dan berikan nama 
masjid anda. Dalam 
contoh ini misalnya 
"Masjid Salman".
6






































Aktifkan fasilitas “Add Path” yang terletak pada toolbar
GoogleEarth dan berikan nama. Dalam contoh ini misalnya 
"Garis Kiblat Masjid Salman". Biarkan jendela ini tetap aktif, 
tidak perlu menekan "OK"
7






















Pilih salah satu ujung belakang dari dinding bangunan
sebagai salah satu titik patokan. Pada gambar disamping
diberikan contoh ujung belakang dari salah satu dinding 
Salman. Sampai disini, biarkan jendela "Add Path" tetap 
tampil.
8
Pada jendela “Search” double click pada hasil 
pencarian “Kaaba” sebelumnya (lihat di nomor 
3 diatas).
9
Pilih tengah-
tengah Ka’bah 
sebagai titik 
patokan 
berikutnya
10
Tutup jendela path dengan menekan tombol "OK"
11

























Kembali ke Masjid anda, dengan cara double click nama masjid 
anda dari jendela "Places" yang terletak di sebelah kiri. Perbesar 
kembali gambar masjid anda tersebut.  Dalam kasus contoh ini adalah 
"Masjid Salman" sebagaimana terlihat disebelah kiri. Alhamdulillah, 
khusus untuk kasus Masjid Salman  arah kiblat sudah insyaAllah 
persis sama. 
Bagaimana dengan masjid anda?

Anda juga bisa mengimplementasikan metode diatas untuk 
bangunan lain termasuk 
rumah anda.

Wassalaamu ‘alaikum wr. wb.

November 2007,
Ir. H. M. Zamrudin Solichin, MT.
zamrudin@gmail.com

Komentar