REFLEKSI ANTI YAHUDI



Unggun mengatakan, niatnya itu bukan sekadar mencari sensasi. Unggun berkilah, dia ingin Indonesia dan Israel menjalin persahabatan. "Saya tidak mencari sensasi, saya ingin merayakan secara sederhana, paling sekitar 5-10 orang saja," kata Unggun saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (12/05). Di lokasi perayaan akan dipasangi bendera.
"Sudah ada bendera Israel dari sana (Israel), oleh-oleh dari teman," klaimnya.

Unggun mengaku tidak khawatir dirinya akan dihujat atau diserang pihak tertentu yang antiIsrael. Karena dia menggelar acara ini dengan niat mulia, untuk perdamaian. "Saya ingin melaksanakan dengan maksud damai, murni ingin mewujudkan perdamaian Israel dan Palestina," jelas Unggun. Sulit dimengerti logika Unggun bahwa perayaan diniatkan untuk perdamaian Israel dan Palestina.


mari kita renungkan kata-kata UNGGUN ini...! apakah ini tujuan mulia ataukah hanya mencari-cari tujuan mulia. Banyak yang harus dipikirkan oleh kita dengan kejadian memalukan ini. Apakah ini merupakan strategi israel untuk melihat dan menilai reaksi Rakyat Indonesia terahadap israel.  Sudah banyak kejadian-kejadian yang dimotori oleh israel. Ingat AHMAD DANI...? ingat Gus Dur...? ingat Facebook yang kita gunakan ini? Atau ingat Agenda USA setelah kejatuhan Komunis Soviet?

Kejadian memalukan ini merupakan konspirasi yang harus dipahami oleh kita,  umat Islam “rahmatan lil alamiin”. Kejadian memalukan ini merupakan provokasi kepada Umat Islam Bangsa Indonesia yang sedang digoyang oleh isu-isu murahan NII, Teroris, bom buku, dan isu-isu lain yang sifatnya provokasi dan melemahkan umat islam.

Allahu Akbar .... Umat Islam Bangsa Indonesia benar-benar sedang diuji. Mari kita refleksikan diri kita dengan merapatkan barisan Umat Islam. Dukung gerakan anti Israel, dukung gerakan Anti Yahudi, dukung Gerakan Anti USA .................................!!!!!

UNGGUN adalah boneka yahudi/USA yang akan mengoyak-ngoyak Umat Islam Bangsa Indonesia.... UNGGUN (baca: Yahudi/USA) menunggu reaksi Umat Islam Bangsa Indonesia yang anarkis sehingga UNGGUN bisa menyerang balik kita (baca: umat islam) dengan dalih HAM dan Pluralisme. Indonesia memang Bangsa yang Plural tetapi tetap Umat Islam menjadi mayoritas yang selalu melindungi Agama lain yang bersahabat dengan kita, kecuali Yahudi. Yahudi, walaupun berusah bersahabat dengan kita, tetapi mereka terus menginjak-injak saudara kita di Palestine.

Alhamdulillah, Pemerintah Indonesia tidak mengeluarkan izin untuk kegiatan memalukan ini, mudah-mudahan Pemerintah Indonesia akan terus melawan ISRAEL dan tidak pernah mengakui negara ISRAEL sampai akhir dunia ini. Amiin.

Mari kita dukung Pemerintah Indonesia untuk terus melawan ISRAEL dan tidak pernah mengakui negara ISRAEL sampai akhir dunia ini!!!


Komentar