29 Jan 2012

Dirgahayu Kecamatan Campakamulya Ke 11 tahun 2012


Camat Campakamulya
Rangkaian Kegiatan Hari Ulang Tahun Kecamatan Campakamulya yang ke 11 terus berlanjut, diawali oleh kegiatan Turnamen Sepak Bola yang babak penyisihan dimulai sejak Desember 2011. salah satu agenda dari Kehiatan tersebut adalah bakti sosial aparat pemerintahan di Kecamatan Campakamulya, yaitu diawali oleh kegiatan Jum'at bersih Tanggal 27 Januari 2012 di Mesjid Jami Al-Hidayah. Mesjid Jami' ini merupakan salah satu mesjid kecamatan yang berada berdekatan dengan Kompleks Perkantoran Dinas/Instansi yang berada di Kecamatan Campakamulya.

Kegiatan beberesih ini diikuti oleh aparat pemerintah dari berbagai instansi dan masyarakat sekitar Mesjid Jami Al Hidayah. diantaranya Dinas/Instansi yang mengikuti adalah Kantor Kecamatan Campakamulya, Puskesmas, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian dan TP PKK Kecamatan Campakamulya.

Kegiatan ini juga dilanjutkan oleh Jum'at bersih oleh masyarakat yang berada di Jalan Protokol Kecamatan Campakamulya, mulai dari Kampung Baros sampai dengan Kampung Cisokan. Baros merupakan daerah perbatasan dengan Kecamatan Sukanagara, sedangkan Cisokan merupakan daerah perbatasan dengan Desa Cilangari Kecamatan Gununghalu Kabupaten Bandung Barat.


Kegiatan pada hari Sabtu, 28/01/2012, dilaksanakan Kegiatan donor darah yang bertempat di Aula Kecamatan Campakamulya, Pasanggiri Sajak, dilaksanakan di SDN Warungkadu dan Final Turnamen Sepak Bola.

Kegiatan yang dimulai dari pukul 8.00, istirahat sholat jum'at, dilanjutkan pukul 13.00 sampai dengan pukul 16.00 dipimpin langsung oleh Camat Campakamulya, Bapak Pujo Nugroho, AP, M, Si. Beliau sangat bersemangat memimpin kegiatan masyarakat ini yang antusias mendukungnya.  Di Tahun pertamanya memimpin Campakamulya melaksanakan Kegiatan Hari Ulang Tahun Kecamatan yang juga baru pertama kali dilaksanakan. Dirgahayu Kecamatan Campakamulya Ke 11 tahun 2012

Rangkaian Kegiatan HUT Campakamulya pun terus berlanjut, 29 Januari 2012 diteruskan kepada Puncak Acara yaitu, karnaval yang dimulai dari Kampung Bojongsari menuju Lapangan SMPN 1 Campakamulya sebagai tempat Resepsi. Acara Resepsi diawali oleh pembacaan sejarah Campakamulya yang dibacakan oleh Camat Campakamulya, Bapak Pujo Nugroho, AP., M.Si.. seiring dengan kegiatan seremonial dilaksanakan Lomba Liwet atas prakarsa Ibu Camat. Acara Resepsi seterusnya diisi oleh tampilan kesenian dari berbagai desa dan sekolah yang berada di Campakamulya, Dalam Acara ini juga diumumkan pemenang-pemenang dari berbagai lomba dan sekaligus pemberian hadiah. dan kegiatan puncak ini diakhiri oleh Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Mesjid Jami Al-Hidayah pada pukul 19.30 sampai dengan selesai.

Dirgahayu Kecamatan Campakamulya Ke 11 tahun 2012

Baca selengkapnya >>

27 Jan 2012

Pengunjung yang baik


Sebenarnya untuk posting ini berat rasanya, karena tidak semua pengunjung blog bisa tertulis oleh saya. Tujuan posting ini hanya menyatakan apresiasi dan terima kasih kepada para pengunjung blog. Dan akhirnya penyelamatan data pengunjung juga sih..., soalnya data ini diambil dari shoutmix gratisan yang keburu ditutup hehehe... walaupun tidak semuanya, akan tetapi semoga ini menjadi jalan apresiasi dari admin. Data ini akan terus di up date 3 (tiga) bulan sekali yang sekarang diambilnya dari Cbox dan Bok Komentar. Pengunjung ini saya anggap menjadi link teman yang akan menjadi salah satu jalan menuju perbaikan blog. Terima kasih atas kedatangannya... terima kasih untuk tidak menjadi silent guest.... terima kasih untuk tidak menjadi silent reader .... terima kasih atas atensinya... terima kasih atas komentarnya ... terima kasih atas masukannya...........

Apabila berkenan silahkan untuk menambahkan link anda di Bok Komentar....


Baca selengkapnya >>

18 Jan 2012

Peta Jalan Menuju Sertifikasi Pamong Belajar


KONDISI JABATAN PAMONG BELAJAR YANG DIHARAPKAN

  • Adanya payung hukum yang jelas bagi jabatan fungsional pamong belajar 
  • Meningkatnya kesejahteraan dan motivasi kerja pamong belajar yang berdampak pada meningkatnya mutu program layanan PNF 
  • Adanya sertifikasi profesi pamong belajar 
  • Pola rekrutmen yang jelas sehingga jabatan fungsional pamong belajar lebih menarik 


Baca selengkapnya >>

12 Jan 2012

Seuhah, lata, lata !


monyet jeung kuya

Sakadang Kuya keur moyan di sisi cai.  Dicalukan ku Sakadang Monyét, “Sakadang Kuya !”
“Kuk !”
“Urang ngala cabé, yu !”
“Ah, sieun ku Aki Tani.”
“Tong sieun ! Wayah kieu mah Aki jeung Nini Tani tara aya di luar.”
“Hayu atuh, tapi ulah gareuwah. Bisi kadéngéeun ku Aki Tani.”

Tuluy Sakadang Kuya jeung Sakadang Monyét arasup ka kebon. Cabéna geus bareureum, arasak.
Am, Sakadang monyét ngahuapkeun hiji. Dicapék. Ladaeun. Monyét ngagorowok, “Seuhah ! Lata ! Lata ! Seuhah, Seuhah !”
“Répéh atuh ! ulah ngécéblék ! Bisi kadéngéeun ku Pa Tani,” cék Sakadang Kuya.
“Seuhah,  lata,  lata ! Seuhah, lata-lata!” Jol Aki Tani.
Kek Sakadang Kuya ditéwak. Ari Sakadang Monyét mah kabur.
Sakadang Kuya diasupkeun kana kurung.
“Isukan urang peuncit,” ceuk Aki Tani ka Nini Tani.
Peutingna Sakadang Monyét nyampeurkeun kana kurung, Ceuk Kuya,”Tah kabeneran Sakadang Monyét datang. Isukan ulah teu kadieu, nya !”
“Na aya naon ?”
“Apan dewék isuk rék dikawinkeun ka anak Aki Tani. Nu matak ayeuna dikurungan. bisi minggat. Mun minggat éra ku tatangga, cenah. Rék ngawinkeun teu tulus, da panganténna minggat.”
“Ganti baé atuh silaing ku déwék mah leuwih pantes. Aki Tani tangtu leuwih atoheun.”
“Hég baé ari hayang jadi minantu Aki Tani mah. Tapi déwék alungkeun heula ka leuwi.”
Sakadang kuya dikaluarkeun tina kurung ku Sakadang Monyét. Tuluy dialungkeun ka leuwi.
Sakadang Monyét ngurungan manéh.
Isukna Nini Tani nanya ka Aki Tani, “Geus diasah bedog téh? Pan rék meuncit kuya téa.” Kadéngéeun ku Sakadang Monyét. Pikirna, “Geuning rék dipeuncit. Lain rék dikawinkeun.”
Tuluy Sakadang Monyét ngagolér, papaéhan.
Aki Tani ambek, lantaran Sakadang Kuya leupas. Nu aya bet monyét paéh. Ku Aki Tani Sakadang Monyét téh keleweng dialungkeun ka kebon. Berebet Sakadang Monyét lumpat ka sisi leuwi. Pucunghul Sakadang Kuya ti jero cai. Kuya nanya bari seuri, “Kumaha, Sakadang Monyét, tulus dikawikeun téh?”
Jawab Sakadang Monyét, “Bororaah, kalah ka rék dipeuncit. Untung boga akal papaéhan.” 


Sumber: Sanusi A, 1994, Nani Resep Maca Jilid 3, Bandung: Yayasan Siger Tengah 
Baca selengkapnya >>

9 Jan 2012

PAUD: Membangun Karakter dan Budaya Bangsa


Paud: membangun karakter bangsa
Pendidikan Anak Usia Dini memiliki fungsi utama mengembangkan semua aspek perkembangan anak, meliputi perkembangan kognitif, bahasa, fisik (motorik kasar dan halus), sosial dan emosional.

UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 Angka 14 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Baca selengkapnya >>

8 Jan 2012

Iklan Baris Gratis Tanpa Bayar Tanpa Daftar


iklan baris 
Setelah berpusing-pusing ria mencari web dummy dan web direktori untuk mempromosikan blog saya (ma'lum rookie), mungkin cukup berhasil dalam waktu beberapa bulan Alexa Rank-nya semakin mengecil. tak dinyana tak diduga, biasanya email langganan saya dari sebuah blog (tengkyu kang rohman) habis dibaca sekilas langsung di delete. akan tetapi pagi itu (biasa bangun pagi belum gosok gigi belum mandi langsung ngidupin PC) tertegun dengan kiriman email (kalau ga lupa) promosi blog di iklan baris tanpa daftar tanpa bayar. he..he..he... hasilnya lumayan signifikan, setelah di Ping, link saya jadi bertambah. nah.... ane mau share sama temen-temen rookie (kaya ane) tak bosan-bosan mari kita belajar dan belajar untuk terus promosikan blog kita (gratis...he...he..). dan inilah beberapa situs penyedia iklan baris tanpa daftar tanpa bayar. tapi ingat ya.... jangan terlalu bernafsu, mentang-mentang mudah, jangan terlalu banyak pasang iklan per harinya, perminggunya bahkan perbulannya... dan jangan pake judul iklan yang sama nanti dikira spam lagi (kreatif..lah dikit yah..he..he..). setelah itu lupain segalanya ya......(kaya sedekah aja ya...). selamat mencoba.................................

dan untuk temen-temen yang udah ngasih komen ataupun ngasih iklan di kolom komentar, ane akan berusaha untuk bisa buat link dengan web/situs/blog temen-temen dengan cara meng-copas artikel yang ada di web/situ/blog temen-temen. (itu pun kalau ada artikelnya yang sesuai dengan label yang ada di blog ane 'n yang paling penting di izinkan hehe..). tentunya dengan memakai sumber atau link yang 100 % dijamin ada alamat web/situs/blog temen-temen........ setuju tidak......

direktori iklan baris tanpa daftar tanpa bayar yang telah dicoba dan akan terus update, atau kalau mau silahkan teman-teman menambahkannya di kolom komentar:




Baca selengkapnya >>

7 Jan 2012

RPP Tematik kelas 2 SD - Hidup Hemat-Pertemuan 9, 10, 11, 12


hidup hemat
TEMA            : HIDUP HEMAT
KELAS /SEMESTER : 2 (dua)/ 1 (satu)
WAKTU    : 4  kali pertemuan @ 5 JP/hari (4 hari)

I.   KOMPETENSI DASAR

  • Mengenal pentingnya hidup hemat (PKn).
  • Memelihara koleksi benda berharga miliknya (IPS).
  • Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan nilai tempat (Mat).
  • Mendengarkan: Menyebutkan kembali dengan kata-kata atau kalimat sendiri isi teks pendek (BI).
  • Berbicara: Bertanya kepada orang lain dengan menggunakan pilihan kata yang tepat dan bahasa yang santun.
  • Membaca: Menyimpulkan isi teks pendek (10 – 15 kalimat) yang dibaca dengan membaca lancar.
  • Menulis: Melengkapi cerita sederhana dengan kata yang tepat.
  • Mengidentifikasi berbagai benda sesuai wujudnya (benda padat dan benda cair) (IPA).
  • Mengidentifikasi benda-benda yang dikenal dan kegunaannya melalui pengamatan.
  • Mengekspresikan diri melalui gambar ekspresif (Se-Bud & Ketarampilan).
  • Mengidentifikasi unsur musik dari berbagai sumber bunyi yang dihasilkan oleh benda bukan alat musik.
  • Menyanyikan lagu wajib dan lagu anak dengan atau tanpa iringan sederhana.


II.   INDIKATOR
  • Menyebutkan pentingnya hidup hemat (PKn).
  • Memberikan contoh perilaku hidup hemat.
  • Menceritakan pelaksanaan hidup hemat (misalnya mengehemat listrik, alat tulis, uang).
  • Menceritakan pengalaman hidup hemat.
  • Menceritakan koleksi benda berharga sebagai barang berharga untuk berhemat (IPS).
  • Menjelaskan macam-macam benda yang dapat dipergunakan sebagai alat berhemat.
  • Menjawab pertanyaan sesuai isi cerita yang didengarkan (BI).
  • Menceritakan kembali cerita dengan menggunakan kata-kata sendiri.
  • Menyampaikan pesan secara lisan kepada orang lain.
  • Menjawab pertanyaan tentang isi teks.
  • Mengajukan pertanyaan kepada guru tentang isi teks.
  • Menggunakan kalimat tanya untuk menanyakan sesuatu kepada orang yang belum dikenal dengan pilihan kata yang tepat.
  • Menjelaskan urutan kegiatan sehari-hari dengan bahasa yang runtut dan mudah dipahami orang lain.
  • Membilang secara urut (Mat).
  • Menyebutkan banyak benda.
  • Menulis lambang bilangan dengan benar.
  • Menyebutkan cara berhemat di lingkungan keluarga (IPA).
  • Mengidentifikasi macam-macam kebutuhan manusia.
  • Menceritakan benda-benda yang bermanfaat bagi manusia.
  • Bekerjasama dengan teman.
  • Memberi tanggapan secara santun.
  • Mengungkapkan gagasan secara lisan.
  • Menunjukkan hasil kegiatan dalam bentuk gambar, atau secara lisan.
  • Membedakan kuat dan lemahnya bunyi dengan gerakan/tepukan (Se-Bud & Keterampilan).
  • Menunjukkan kesesuaian gerakan/tepukan dengan rangkaian bunyi yang diperdengarkan.
  • Menyanyikan lagu sesuai dengan tanda dinamik.
  • Menyanyikan lagu wajib dengan iringan alat musik ritmis.


III.   LANGKAH PEMBELAJARAN
1.   Kegiatan Awal/Pendahuluan
  • Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.
  • Mengajak siswa menyanyikan lagu “Bung Bing Bang” sambil menggerakkan anggota badan sesuai dengan syair lagu (Orkes, Budaya-Keterampilan).
  • Menginformasikan tema yang  akan dipelajari bersama (Hidup Hemat).

2.   Kegiatan Inti 
1) Mengajak semua siswa mengamati tulisan dalam kotak  di halaman 11 bertanya jawab mana yang 
        termasuk benda padat dan mana yang termasuk benda cair. Setelah itu semua siswa ditugaskan untuk     
        menuliskan di dalam kolom secara mandiri.
2) Dilanjutkan dengan bercerita, diawali oleh guru yang menceritakan bahwa tabungan tidak hanya dalam  
        bentuk uang, tetapi segala benda bisa ditabung (sawah, rumah, baju, kain dan sebagainya) kemudian 
        meminta siswa (yang berani) untuk maju ke depan kelas dan menceritakan apakah bentuk tabungan yang 
       dimiliki.
3) Siswa dikelompokkan dengan teman sebangkunya.
4) Siswa diminta untuk mengamati gambar pada halaman 13. Siswa diminta untuk menyebutkan 
        angka/bilangan yang tersembunyi di balik gambar. Dan menulisnya di buku:
  • gambar apel = nomor  105
  • gambar jeruk = nomor .......
  • gambar pisang = nomor .......
  • gambar  pepaya = nomor .......
  • gambar mangga   = nomor .......
  • gambar jambu = nomor .......
  • gambar anggur = nomor .......
  • gambar jambu air = nomor .......
  • gambar sirsat = nomor .......

5) Siswa ditugaskan untuk mengerjakan soal hitungan pada halaman14, mengenal bilangan sampai 500:
  • membaca dan menulis lambang bilangan 
  • menulis bilangan dalam bentuk panjang
  • mengenal nilai tempat ratusan, puluhan dan satuan

6) Siswa diminta mencari pasangan. Kemudian siswa diajak bermain injak balon (seperti halaman 18). 
        Kelompok yang berhasil memecahkan balon terlebih dahulu adalah yang menangm
7) Terakhir semua siswa diminta menyimak bagi ”Berbudi Pekerti” (halaman 19) dan diharapkan semua 
        siswa menerapkan perilaku-perilaku positif yang ada dalam petunjuk berbudi pekerti tersebut.

3.    Kegiatan Akhir/Penutup
  • Bersama-sama siswa menyimpulkan hasil belajar sesuai dengan hasil klarifikasi.
  • Bertanya jawab untuk mengetahui penguasaan materi yang telah dipelajari selama pembelajaran (evaluasi hasil belajar).
  • Mengajak semua siswa berdoa untuk mengakhiri pelajaran.



IV.   ALAT DAN SUMBER BELAJAR
  • Gambar-gambar tentang benda-benda yang harus dihemat (uang, listrik, baju, alat tulis, mainan, dsb).
  • Lingkungan keluarga dan sekolah.
  • Buku teks siswa (Bahasa Indonesia, PKn, IPA, Matematika, Orkes, Budaya-Keterampilan, IPS dan agama).
  • Kurikulum mata pelajaran (Bahasa Indonesia, PKn, IPA, Matematika, Orkes, Se-Bud-Keterampilan, IPS dan Agama).



V.   PENILAIAN
  • Penilaian Lisan (dalam proses).
  • Penilaian Tingkah laku (Pengamatan).
  • Penilaian Produk.
  • Penilaian Portofolio.
  • Penilaian Tertulis Obyektif.
  • Penilaian Tertulis Subyektif.
  • Penilaian Unjuk Kerja (dalam proses).



Mengetahui,


Kepala Sekolah Guru Kelas 2



Petunjuk Cara Bermain:
Siapkan balon warna-warni sejumlah dua kali banyak siswa di kelas. Isilah balon dengan air, kemudian ditiup. Ikatkan balon pada kaki masing-masing siswa. Setiap siswa mendapat dua balon (BI, PKn, IPS, Mat, IPA, Seni-budaya, Orjas).
  • Bagi kelas dalam beberapa pasang.
  • Setiap pasang berdiri saling membelakangi.
  • Siswa harus menginjak balon pasangannya hingga pecah.
  • Siswa yang lebih dulu memecahkan balon menjadi pemenangnya.
  • Siswa yang balonnya tidak pecah berpasangan dengan siswa lain yang juga masih memiliki balon. 
  • Demikian seterusnya hingga tinggal seorang siswa  yang masih memiliki balon.
  • Guru meminta siswa yang menang untuk menceritakan usaha yang dilakukannya hingga bisa menang. Kemudian guru juga meminta siswa yang kalah untuk bercerita mengapa kalah.
  • Ajaklah siswa bersama-sama membaca teks Budi Pekerti pada halaman 16.
  • Ajaklah siswa untuk melakukan kebiasaan hidup hemat baik di rumah, sekolah maupun di tempat umum. (BI, PKn, IPS, MAT, IPA).
  • Menugaskan siswa untuk mengerjakan soal pada halaman 16 (Ayo belajar).
  • Melakukan penilaian dan membahas  bersama-sama  dengan cara menukarkan jawaban antar siswa (BI, PKn, IPS, MAT, IPA).



Catatan:
Pencapaian Kompetensi Dasar dan Indikator yang tertulis di dalam setiap RPP dapat dicapai dengan cara:
  • menerapkan setiap langkah strategi yang ada di dalam setiap pertemuan (RPP ke 1 sampai terakhir) dalam proses pembelajaran yang sudah dirancang. 
  • semua siswa mengerjakan soal-soal latihan yang ada di dalam buku kerja (Bahasa Indonesia, IPS, IPA dan Matematika) yang seluruh isinya memuat soal-soal untuk mengukur pencapaian indikator.


Baca selengkapnya >>

5 Jan 2012

RPP PKn Paket B - Menjelaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik di daerah.

partisipasi masyarakat
 NAMA Kejar :

MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

KELAS/SEMESTER : IX/I

STANDAR KOMPETENSI : 2.     Memahami Pelaksanaan Otonomi Daerah

KOMPETENSI DASAR          : 2.2.  Menjelaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik di daerah.

INDIKATOR                         :  - Menguraikan pentingnya partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik di daerah
- Menganalisis konsekwensi tidak aktifnya masyarakat dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik di daerah
ALOKASI WAKTU : 8 X 40 MENIT (4 X Pertemuan)


A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah Proses Belajar mengajar berlangsung, warga belajar dapat :
1. Menjelaskan hakikat kebijakan publik
2. Mengidentifikasi ciri-ciri kebijakan publik
3. Menyebutkan lembaga-lembaga yang berhak mengeluarkan kebijakan publik
4. Mengemukakan secara sistematis langkah-langkah perumusan kebijakan publik
5. Mengemukakan faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat tidak mau melaksanakan kebijakan publik di daerah.
6. Menunjukkand dampak negatif apabila warga negara tidak aktif berpartisipasi dalam perumusan kebijakan publik


B. MATERI PEMBELAJARAN
1. Hakikat kebijakan publik
2. Ciri-ciri kebijakan publik
3. Lembaga-lembaga yang berhak mengeluarkan kebijakan publik
4. Langkah-langkah perumusan kebijakan publik
5. Faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat tidak mau melaksanakan kebijakan publik di daerah.
6. Ddampak positif dan dampak negatif apabila wagra negara aktif dan tidak aktif berpartisipasi dalam perumusan kebijakan publik

C. METODE
Ceramah bervariasi, tanya jawab dan penugasan








D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Ke-1
NO
Kegiatan Belajar
Waktu
Ket
1.








2.











3. 
Pendahuluan
a. Apersepsi
   Kesiapan kelas dalam pembelajaran( absensi, kebersihan kelas)
b. Motivasi
·  Penjajakan kesiapan belajar warga belajar dengan memberikan pertanyaan tentang materi yang akan diajarkan.
·  Informasi kompetensi yang ingin dicapai.
·  warga belajar membagi diri ke dalam kelompok-kelompok

Kegiatan inti
a.  Penjelasan konsep secara umum tentang hakekat kebijakan publik
b.warga belajar membaca dan mendiskusikan serta mengerjakan tugas-tugas yang ada dalam LKS
c.Warga belajar dengan difasilitasi oleh tutor mendiskusikan dan membahas LKS.
d.Warga belajar menyimak penjelasan dan klarifikasi tutor mengenai konsep, hakikat dan ciri-ciri kebijakan publik
e.Warga Belajr berperan secara aktif dalam kegiatan tanya jawab kelas yang difasilitasi oleh tutor
f.  Warga Belajar mempresentasekan hasil tugas kelompok tentang hakekat dan ciri-ciri kebijakan publik.
Kegiatan Penutup
a.   Warga Belajr dengan dibimbing dan difasilitasi oleh tutor membuat rangkuman materi tentang hakekat dan ciri-ciri kebijakan publik.
b.   Pos Test
c.   Warga Belajar mencatat tugas-tugas kegiatan yang diberikan oleh tutor.

10 menit








60 menit











10 menit

Pertemuan Ke-2
NO
Kegiatan Belajar
Waktu
Ket
1.







2.









3. 
Pendahuluan
a.  Apersepsi
   Kesiapan kelas dalam pembelajaran( absensi, kebersihan kelas)
b. Motivasi
·  Penjajakan kesiapan belajar WB dengan memberikan pertanyaan tentang materi yang lalu dan yang akan diajarkan.
·  Informasi kompetensi yang ingin dicapai.

Kegiatan inti
a.  Penjelasan konsep secara umum tentang lembaga-lembaga yang mengeluarkan kebijakan publik
b. WB dibagi menjadi beberapa kelompok
c.  Tiap kelompok menelaah dan mendiskusikan serta mengerjakan tugas-tugas yang ada dalam LKS
d. WB dengan difasilitasi oleh tutor mendiskusikan dan membahas LKS
e.  WB mempresentasekan hasil tugas kelompok tentang lembaga-lembaga yang berhak mengeluarkan kebijakan publik

Kegiatan Penutup
a.  Tutor bersama WB menyimpulkan materi.
b. Post Test
c.  Tindak lanjut dengan memberi tugas rumah guna mempersiapkan materi yang akan datang
10 menit







60 menit










10 menit

Pertemuan Ke-3
NO
Kegiatan Belajar
Waktu
Ket
1.







2.











3.
Pendahuluan
a.    Apersepsi
     Kesiapan kelas dalam pembelajaran( absensi, kebersihan kelas)
b. Motivasi
·  Penjajakan kesiapan belajar WB dengan memberikan pertanyaan tentang materi yang lalu dan yang akan diajarkan.
·  Informasi kompetensi yang ingin dicapai.

Kegiatan inti
a.  Penjelasan konsep secara umum tentang langkah-langkah perumusan kebijakan publik
b. Membagi WB menjadi beberapa kelompok. Tiap kelompok beranggota 4-5 orang
c.  Masing-masing kelompok membahas langkah-langkah perumusan kebijakan publik
d. Setiap kelompok melakukan presentase dengan menunjuk satu orang sebagai juru bicara, dan kelompok lain menanggapinya.
e.  Klarifikasi dari tutor terhadap langkah-langkah perumusan kebijakan publik.

Kegiatan Penutup
a.  tutor bersama WB menyimpulkan materi.
b. Post Test
c.  Tindak lanjut dengan memberi tugas rumah
10 menit







60 menit











10 menit


Pertemuan Ke-4
NO
Kegiatan Belajar
Waktu
Ket
1.







2.

















3.
Pendahuluan
a.  Apersepsi
   Kesiapan kelas dalam pembelajaran( absensi, kebersihan kelas)
b. Motivasi
·  Penjajakan kesiapan belajar WB dengan memberikan pertanyaan tentang materi yang lalu dan yang akan diajarkan.
·  Informasi kompetensi yang ingin dicapai.

Kegiatan inti
a.  Penjelasan secara umum tentang faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat tidak mau melaksanakan kebijakan publik di daerah.
b. Penjelasan umum tentang dampak positif dan dampak negatif warga negara yang aktif dan tidak aktif berpartisipasi dalam perumusan kebijakan publik.
c.  Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, selanjutnya masing-masing kelompok mendiskusikan materi yang diberikan oleh guru.
d. Setiap kelompok melakukan presentasi dengan menunjuk satu orang sebagai juru bicara, dan kelompok lain diminta untuk menanggapinya.
e.  Klarifikasi dari guru tentang faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat tidak mau melaksanakan kebijakan publik di daerah serta dampak positif dan dampak negatif warga negara yang aktif dan tidak aktif berpartisipasi dalam perumusan kebijakan publik.




Kegiatan Penutup
a.  Tutor bersama WB menyimpulkan materi.
b. Post Test

10 menit







60 menit















10 menit


E. SUMBER BELAJAR
Ø Buku Paket PPKN Kelas IX
Ø UUD 1945 yang telah diamandemen
Ø UU No32 Tahun 2004  
Ø Artikel atau guntingan koran  untuk buat klipping.
Ø Buku-buku (sumber) lain yang relevant.

F. PENILAIAN
Penilaian dilakukan sebelum dan sesudah proses pembelajaran. Penilaian tertulis diberikan setelah pertemuan ke empat. Sedangkan untuk pertemuan ke -1 s.d 3 penilaian lebih ditekankan melalui kegiatan tanya jawabdi kelas, aktivitas WB saat diskusi, dan mengerjakan tugas-tugas. Adapun tekhnik penilaian yang digunakan adalah tes tertulis dengan bentuk pilihan ganda dan  uraian.
Bagian I
1. Segala kebijakan, baik yang berkait dengan hukum, peraturan perundangan lainnya yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat banyak dan dibuat oleh lembaga yang berwenang disebut.....
a. Kebijakan atasan c. Kepentingan kelompok
b. Kebijakan publik d. Peraturan daerah
2. Perhatikan pernyataan di bawah ini
a. ditujukan untuk kepentingan umum
b. dibuat oleh yang berwenang
c. kebijakan yang berkaitan dengan hukum dan peraturan perundangan
d. ditujukan untuk kelompok tertentu
Dari pernyataan diatas, yang bukan ciri-ciri kebijakan publik adalah......
a. Nomor 1 b. Nomor 2 c. Nomor 3 d. Nomor 4

3. UU adalah kebijakan publik yang dikeluarkan lembaga .......
a. Presiden b. DPR c. Presiden dan DPR d. MPR

4. Perhatikan pernyataan di bawah ini................
1. evaluasi kebijakan publik
2. perumusan kebijakan publik
3. isu / masalah publik
4. penerapan kebijakan publik


Langkah-langkah perumusan kebijakan publik yang paling benar adalah........
a. 3, 4, 2, 1
b. 3, 2, 4, 1
c. 3, 4, 1, 2
d. 2, 1, 4, 3

5. Faktor eksternal (faktor dari luar) yang menyebabkan masyarakat tidak mau melaksanakan kebijakan publik di daerah adalah....
a. Masyarakat tidak tahu prosedur berpartisipasi
b. Masyarakat tidak mau tahu
c. Masyarakat telah terbiasa pada pola lama, yaitu pembuatan peraturan tanpa keterlibatan masyarakat
d. Adanya anggapan bahwa keterlibatan masyarakat justru akan memperlambat proses pembuatan kebijakan publik.

6. Di  bawah ini adalah pernyataan yang menunjukkan konsekwensi akibat ketidak aktifan masyarakat dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik, kecuali.....
a. Kebijakan publik yang dibuat tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat
b. Kebijakan publik hanya menguntungkan kelompok atau golongan tertentu
c. Kebijakan publik dapat dimanfaatkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
d. Kebijakan publik yang dikeluarkan dapat mengayomi masyarakat 

7. Bentuk kebijakan publik di daerah adalah...
a. UU c. Peraturan Pemerintah
b. Peraturan daerah d. Peraturan Desa

8. Penyelesaian masalah, apakah akan dimasukkan dalam perumusan peraturan desa / daerah atau tidak berada pada tahap....
a. Penyusunan agenda c. Perumusan kebijakan
b. Penetapan kebijakan d. Pelaksanaan kebijakan

9. Yang bukan merupakan dampak negatif yang dapat merugikan masyarakat akibat dari kebijakan publik adalah....
a. Perumusan kebijakan publik di daerah  tidak memenuhi hak-hak rakyat secara menyeluruh
b. Kebijakan publik itu bisa jadi tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat
c. Kebijakan publik itu  dapat tidak sejalan atau bahkan bertentangan dengan nilai-nilai masyarakat
d. Kebijakan publik akan mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat

10. Pemeran tidak resmi dalam perumusan kebijakan publik adalah....
a. Warga negara atau individu c. DPD
b. DPRD d. BPD

     .............., ............................
  Mengetahui
   Ketua PKBM..............                             Tutor,

Baca selengkapnya >>